Lalu kami berdua, masuk ke dalam aula di embarkasi. Disana sudah berkumpul sekitar 450 orang yg tergabung dalam kloter 38 Depok, Jawa Barat.
Rombongan kami masuk ke dalam rombongan nomor 3 (ini akan berlaku terus sampai berada di Mekkah, Madinah, dan kembali lagi ke Indonesia).
Setelah itu, sblm kami memasuki asrama, kami diberi nomor kamar. Lalu kami diberi satu tas pinggang berisi obat2an umum dan masker. Alhamdulillah.
Sebelum masuk para ibu2 usia subur menghadapi pertanyaan dari para dokter, “kapan mens terakhir?" "Sudah minum Primolut sejak kapan?” Walau agak sedikit beragumen, aku lolos juga dan langsung di paraf oleh dokter di buku kesehatan. Untuk info saja, saat itu aku belum meminum obat penunda menstruasi, rencanaku memang 7-10 hari nanti sebelum hari menstruasiku. Mudah2an tidak ada kesulitan yang menghadang. Amiien.
see foto above : Lorong kamar di Embarkasi
see foto right : kondisi kamar
Jam 11 siang kami dikumpulkan untuk pembagian paspor dan living cost. Paspor diletakkan di tas khusus paspor. Setelah selesai, kami kembali ke kamar masing2.
Di embarkasi kami mendapat makan teratur, dgn system prasmanan. Alhamdulillah, makanannya lumayan enak. Tidak ada kendala dari saya pribadi. Sholat berjamaah di masjid. Berjalan2 sore2 mengelilingi embarkasi. Sore hari saat mandi sore, saya sudah meniatkan diri untuk mandi sunah ihram. Juga membersihkan diri dan menyiapkan diri. Kemudian istirahat tidur, karena besok pagi sekitar jam 02.00 pagi, kami sudah harus bersiap kembali untuk menuju bandara Soekarno Hatta.
No comments:
Post a Comment